-->

Akhirnya Presiden Joko Widodo Menyetujui 1 Juta Tenaga Honorer Menjadi PPPK

Akhirnya Presiden Joko Widodo Menyetujui 1 Juta Tenaga Honorer Menjadi PPPK

gudangalamai.me - Presiden Jokowi Dodo atau Jokowi akhirnya menyetujui tenaga honorer diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu di tandatanganinya Perpres No 98 tahun 2020 tentang gaji dan Tunjangan PPPK oleh mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Anggota Komite III DPR RI, Evi Zainal Abidin turut aantusias dengan di tandatanganinya Perpres tersebut.

Dengan demikian, penantian panjang peserta tes PPPK tahap 1 yang dinyatakn lulus pada 2019 lalu akhirnya terjawab sudah.

"Alhamdulilah, pecah telor sudah, sekian lama nasib honor K2 baik para guru, tenaga kesehatan dan penyuluh digantung tanpa kejelasan, kini terbit matahari harapan," kata Evi dikutip dari RRI pada selasa (29/9/2020).

Evi berharap dengan terbitnya Perpes No 98 tahun 2020 itu, Badan Kepegawean Nasional (BKN) Untuk memproses Nomor Induk Pegawai (NIP) PPPK.

Dengan begitu, pemerintah daerah atau pemda masing-masing bisa menerbitkan surat keputusan (SK) PPPK, sehingga gaji perdana para PPPK dapat cair tahun ini.

"Rata-rata mereka yang lulus tes tahap I telah mengabdi lebih dari 15 tahun, bahkan ada yang diatas 20 tahun, tidak ada alasan untuk menunda lebih lama lagi, " ujar Evi.

"Jadi, sepertinya yang sudah lulus PPPKtahap I tidak secara otomatis akan menerima NIP. ini perlu dipertegas duduk personalnya, jangan sampai berpotensi memunculkan polemik baru," ujar Evi.

Rekrutmen PPPK tahap I tersebut dari jalur honorer K2 berusia di atas 35 tahun. ada sekitar 51 ribu tenaga honoreryang dinyatakan lulus.

Adapun rinciannya, terdapat tenaga guru sebanyak 34,954, tenaga kesehatan 1.792, dan tenaga penyuluuhan pertanian 11.670.

Seperti diketahui, dengan berlakunya PP 49 Tahun 2018 tentang manajemen PPPK yang merupakan turunan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil  Negara (ASN), maka status kepegawaian pada instansi pemerintah hanya dua yaitu PNS dan PPPK.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negarra (BKN) Bima Haria Wibisanamengatakan setelah Perpres Nomor 98 Tahun 2020 ditandatangani Presiden Jokowi, perpres tersebut diajukan proses  administrasi  di kemenkumham untuk kemudian diundangkan.

Selanjutnya, kata Bima, setelah resmi diundangkan proses selanjutnya adalah penetapan NIP PPPK.

Menurut Bima, BKN sudah menyiapkan NIP PPPK. Sebanyak 51 ribu. Puluhan ribu tenaga honorer tersebut adalah mereka yang lulus  seleksi PPPK pada Februari 2019 lalu.

"Penetapan NIP PPPK prosesnya sama seperti PNS. dimula dari usulan pemberkasan nama-nama honorer K2 yang lulus PPPK dan masih aktif," ujar Bima.

Sebetulnya, Pemerintah menyiapkan formasi sebanyak 75 ribu tenaga honorer K2 yang akan diangkat menjadi pegawai. namun demikian, hanya 51 ribu orang yang lulus seleksi.

Baca Juga :  Syarat Guru Honorer di Angkat Jadi ASN Jalur PPPK 2021, Menteri Pendidikan Siapkan 1 Juta Formasi

sumber :www.tribunberita.site

0 Response to "Akhirnya Presiden Joko Widodo Menyetujui 1 Juta Tenaga Honorer Menjadi PPPK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel